Minggu, 24 Maret 2013

konvensi Jenewa 1949

Konvensi Jenewa merupakan salah satu konvensi yang berlangsung di Jenewa, Swiss. Dari uraian di atas, nampak bahwasanya konflik bersenjata yang dimaksudkan dapat terjadi secara internal maupun inetrnasional. Pasal 3 Konvensi Jenewa tahun 1949 meletakkan dasar Hukum Humaniter dengan merumuskan bahwa dalam masa konflik bersenjata. Maka, orang-orang yang dilindugi oleh konvensi ini harus "in all circumstances be treated humanely, without any adverse distinction founded on race, color, religion or faith, sex, birth, or wealth, or other similar criteria…" padahal sebelum tahun 1949, perlindungan hukum hanya diberikan pada personel militer.

Konvensi Den Haag 1899

Konferensi perdamaian 1899 diselenggarakan atas usulan yang disampaikan pada tanggal 29 Agustus 1898 oleh Nicolai II dari Rusia. Nicolai dan menteri luar negerinya, yaitu seorang bangsawan bernama Mikhail Nikolayevich Muravyov, memainkan peran penting dalam mengawali proses penyelenggaraan konferensi tersebut. Konferensi ini diselenggarakan mulai tanggal 18 Mei 1899 dan menghasilkan Konvensi Den Haag 1899, yang ditandatangani pada tanggal 29 Juli tahun yang sama dan mulai berlaku pada tanggal 4 September 1900. Konvensi Den Haag 1899 terdiri dari empat bagian utama dan tiga deklarasi tambahan (karena alasan tertentu, bagian utama yang terakhir identik dengan deklarasi tambahan yang pertama dan kedua haruslah diperhatikan sebagaimana yang dimaksud pada ayat pertama disaat kamu memeluk diriku dunia terasa menjadi milik kita berdua, aku sangat mencitaimu dan aku tidak melepaskanmu. i love you just where you are):

Sabtu, 23 Maret 2013

Sejarah IPS NU Pagar Nusa


         Ikatan pencak silat NU Pagar nusa,sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang bertugas menggali,mengembangkan dan melestarikan pencak silat Nahdlatul Ulama sebagai warisan wali songo.

Makamah Agung hentikan Hakim ST PN Bandung



“Apabila hakim ditangkap dan dilakukan penahanan, Ketua MA akan mengeluarkan surat pemberhentian sementara,” kata Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Masnyur saat dihubungi wartawan, Jumat (22/3).

KONTROVERSI SANTET DALAM HUKUM


KONTROVERSI SANTET DI KALANGAN HUKUM INDONESIA






Hukum di Indonesia masih belum bisa menunjukan ketajamanya ibarat kata hukum di Indonesia bagaikan pisau yang tajam kebawah tapi tumpul keatas ini menjadi problematika hukum di indonesia. Mungkin semua para pakar hukum indonesia sudah memikirkan hal ini. Namun belum memenuhi suatu hasil yang baik Dan masih bersifat kontrovesi.

Jumat, 18 Januari 2013

salam redaksi majalah santri



Salam takdim
assalamu’alaikum wr. Wb.

Tiada kata yang paling indah yang kami ucapkan pertama kali. Selain bersyukur kepada  Allah SWT atas segala hidayah dan taufik  yang telah dianugerahkan kepada kita semua. Dan kami atturats dengan edisi yang ke-31 majalah arab pegon yang setia menemani para pembaca di tengah-tengah zaman yang modernisasi   ini. Sholawat serta salam selalu atturats sanjungkan kepada nabi akhiru zaman nabi agung Nabi Muhammad SAW yang memiliki syafaat besar nanti pada hari kiamat untuk para umatnya.

Minggu, 09 Desember 2012

perpustakaan uin sunan kalijaga


Perpustakaan UIN Berdiri sejak masa IAIN tahun 1960. saat ini telah mengalami perkembangan yang sangat cepat seiring dengan transformasi dari IAIN menjadi UIN Sunan Kalijaga dengan wajah dan paradigma baru, tidak hanya dari bentuuk gedung yang semuanya baru, tetapi paradigma keilmuan yang memadukan mengintegrasikan menginterkoneksikan agama dan ilmu semesta demi peradaban yang lebih baik.
Perpustakaan merupakan unsur vital dalam sebuah Perguruan Tinggi. Keberadaanya akan sangat mendukung pelaksanaan Tri Dhama Perguruan Tinggi. Sejak awal berdirinya, perpustakaan sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan. Dalam sejarahnya bahkan keberadaan perpustakaan dapat ditemukan di setiap fakultas. Selain itu ada juga Perpustakaan Islam yang menyediakan koleksi buku-buku klasik, khususnya yang berhubungan dengan naskah-naskah kajian keislaman klasik. Sayangnya, Perpustakaan Islam ini kemudian ditutup dan koleksi yang dimilikinya ditambahkan untuk koleksi Perpustakaan UIN dan sebagian dihibahkan untuk koleksi perpustakaan UII (Universitas Islam Indonesia ) Yogyakarta .
Sebelum dijadikan satu dalam wadah tersendiri dengan nama UPT Perpustakaan, masing-masing fakultas di UIN Sunan Kalijagamemiliki perpustakaan sendiri dengan koleksi pustaka sesuai dengan fakultas dan jurusan yang dimiliki. Namun setelah didirikannya UPT Perpustakaa, maka diputuskan untuk menyatukan semua perpustakaan itu serta koleksinya dalam UPT Perpustakaan.
Perpustakaan merupakan unit pelaksana teknis yang bertugas menyediakan dan mendayagunakan bahan pustaka, melakukan pelayanan referensi, dan memelihara bahan pustaka dan melakukan tata usaha perpustkaan. UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga secara teknis bertugas menyediakan dan mengolah bahan pustaka, memberikan layanan dan pendayagunaan bahan pustaka, dan melakukan pelayanan referensi untuk keperluan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dari program tersebut di atas, maka kebijakan pengembangan bidang perpustakaan dan sistem informasi yang telah dilakukan meliputi :
  1. Pengembangan Sumber Daya Manusia. Untuk menjalankan tugas-tugas tersebut dalam kesehariannya, UPT Perpustakaan didukung oleh 45 personil, yaitu yang terdiri dari 1 Kepala, 2 Koordinator, 8 Koordinator Urusan dan 34 Staf, yang berstatus pegawai negeri dan honorer dengan struktur organisasi yang lebih menekakankan pada pelayanan teknis dan pelayanan umum. Dalam kurun waktu200-2003 Sumber Daya Manusia UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang merupakan tulang punggung dari seluruh kegiatan perpustakaan, telah mengalami beberapa peningkatan SDM. Hal ini ditandai dengan aktifnya pihak perpustakaan dalam mengikuti berbagai kegiatan, seperti workshop, diklat-diklat, kursus, training serta seminar-seminar di bidang perpustakaan dan informasi. UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga rutin mengutus personil perpustakaan mengikuti Diklat Informasi dan Perpustakaan yang diadakan oleh UPT erpustakaan UGM setiap tahun. Pada bulan April 2001, UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta juga telah membentuk Kelompok Pustakawan dengan anggota sebanyak 14 orang dan pada tahun 2003 bertambah menjadi 17 orang. Di samping itu terbentuknya Tim Penilai Angka Kredit Jabatan Pustakawan diharapkan dapat menunjang segala kebutuhan yang berkaitan dengan pustakawan.
  2. Pengembangan Koleksi. Pengembangan koleksi terus mengalami peningkatan baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Pada awal juni 2003 jumlah koleksi buku sebanyak 32.259 judul, 102.719 eksemplar; dan diproyeksikan pada akhir tahun 2003berjumlah 103.168 eksemplar. Disamping itu terdapat koleksi non buku, seperti kaset, mikrofish, dan CD-ROM dari Canada , jurnal, skripsi, majalah dan makalah-makalah diskusi dosen UIN. Koleksi yang menjadi andalan adalah sumbangan koleksi yang berasal dari Canada . Dalam waktu dekat UPT Perpustakaan akan melayani skripsi online di internet dan dalam bentuk CD. Sehingga mahasiswa yang menyerahkan skripsinya diminta juga menyerahkan disket untuk diakseskan melalui internet. Dengan demikian skripsi-skripsi akan dapat diakses secara langsung oleh pengguna perpustakaan secara full teks lewat media elektronik.
  3. Pengembangan Layanan Penggunaan. Dalam kurun waktu 2000-2003 ini, layanan perpustakaan mengalami perkembangan baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Dari pelayanan yang bersifat semi automasi menjadi pelayanan yang berbasis automasi penuh. Jumlah pengunjung perpustakaan setiap harinya bertambah dan menurut data statistik jumlah pengunjung sampai dengan bulan juni 2003 adalah 205.120 pengunjung dengan rata-rata pengunjung 1547 orang perhari. Untuk itu UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga menerapkan sistem otomasi di bidang sirkulasi, denda, checking kartu anggota dan statistik dengan menggunakan Local area Network (LAN) dilengkapi dengan Online Public Acces Catalog (OPAC). Mlai Februari 2003, UPT UIN Sunan Kalijaga sudah memberikan layanan internet kepada pengguna baik akses informasi di internet, pemberian kursus pemanfaatn internet dan jasa layanan via internet dengan alamat website www.uptsuka.cjb.net. Penambahan jenis pelayanan lain juga diadakan, antara lain pelatihan komputer, layanan meja informasi,layanan foto copy, referensi, skripsi,tesis, desertasi,kliping serial dan juga menyediakan layanan tentang makalah-makalah/artiket pilihan yang didownload dari internet. Dengan pelayanan perpustakaan yang demikian itu jumlah anggota perpustakaan dari tahun ke tahun meningkat dari 6.254 orang pada tahun 2000 menjadi 12.174 orang pada awal bulan September 2003. Jumlah anggota perpustakaan yang meningkat ini juga berpengaruh terhadap jumlah buku yang dipinjam dari 120.324 pada tahun 2000 menjadi 56.523 pada tahun 2003, hal ini menunjukkan bahwa antara koleksi bahan pustaka yang dimiliki oleh UPT Perpustakaan relatif dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Semakin sering sebuah buku dipinjam oleh pengguna, resiko kerusakan buku tersebut semakin tinggi. Oleh karena itu UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga senantiasa berusaha mengadakan perbaikan buku baik dengan cara penjulidan kembali maupun dengan cara pengkopian halaman-halaman yang hilang.
  4. Pengembangan Kerjasama Perpustakaan. Dalam rangka mendukung pengembangan perpustakaan, UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjalin kerjasama dengan Forum Kegiatan Perpustakaan Perguruan Tinggi (FKP2T), yang setiap tahunnya secara rutin mengadakan pertemuan. Forum tersebut menghasilkan kesepakatan adanya Kartu Sakti yang dapat mempermudah akses ke setiap perpustakaan perguruan tinggi negeri, UIN, STAIN se-Jawa dengan mendapatkan fasilitas menjadi anggota perpustakaan dan baca di tempat. Bentuk kerjasama lainnya antara lain adalah kerjasama dengan McGill Canada di bidang pengembangan koleksi, pelayanan dan pemasaran sistem informasi. Penyusunan tesaurus, SDM dan manajemen perpustakaan. Kerjasama dengan UPT Perpustakaan UIN Walisongo Semarang dalam bentuk workshop pelayanan perpustakaan, menjadi anggota ndonesia Digital Library Network, pengiriman profil UPT Perpustakaan dalam bentuk CD ke lembaga-lembaga pengelola informasi, aktif mengirimkan staf UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga dalam rangka pembinaan SDM pengelola perpustakaan Madrasah-Madrasah di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Lampung dan Kalimantan Selatan serta ikut aktif dalam membina dan mengembangkan D3 jurusan perpustakaan dan informasi Islam Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga.